Rayantara.com — Bogor, 23 Mei 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Kerja Praktik di SMK Mulia Buana Parung Panjang, Bogor, dengan mengembangkan sistem absensi berbasis website menggunakan QR Code Dinamis dan Geofencing. Sistem ini dirancang untuk membantu proses pencatatan kehadiran guru dan siswa agar menjadi lebih efektif, akurat, aman, serta mudah dikelola oleh pihak sekolah.
Kegiatan Kerja Praktik ini dilaksanakan oleh tiga mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang, yaitu Rama Arisandi, Najwa Meyda, dan Muhammad Tafarel Akbar. Melalui kegiatan tersebut, tim berupaya memberikan solusi digital terhadap kebutuhan sekolah dalam mengelola data kehadiran guru dan siswa secara lebih modern, terstruktur, dan terintegrasi.
Pengembangan sistem absensi ini menjadi bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperoleh selama perkuliahan. Sistem yang dirancang tidak hanya berfokus pada pencatatan kehadiran, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan validasi lokasi agar proses absensi dapat dilakukan secara lebih tertib dan sesuai dengan kondisi di lingkungan sekolah.
Latar Belakang

Absensi merupakan salah satu kegiatan administrasi penting dalam dunia pendidikan. Data kehadiran guru dan siswa dibutuhkan untuk mendukung kedisiplinan, pengawasan, serta penyusunan laporan administrasi sekolah. Namun, proses absensi yang masih dilakukan secara konvensional, seperti tanda tangan pada lembar kehadiran atau pencatatan manual, masih memiliki beberapa kendala.
Beberapa kendala yang sering muncul dalam proses absensi manual antara lain risiko kesalahan pencatatan, keterlambatan dalam proses rekapitulasi data, penggunaan kertas yang cukup banyak, serta potensi terjadinya manipulasi kehadiran. Kondisi tersebut dapat membuat proses pengelolaan data kehadiran menjadi kurang efisien, terutama apabila jumlah data yang harus direkap cukup besar.
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di SMK Mulia Buana Parung Panjang, diketahui bahwa proses pengelolaan absensi masih membutuhkan waktu dalam pencatatan, pengolahan, dan pelaporan data. Oleh karena itu, diperlukan sistem berbasis teknologi yang dapat membantu pencatatan kehadiran secara otomatis, cepat, dan akurat.
Tujuan Pengembangan Sistem
Pengembangan sistem absensi berbasis website ini bertujuan untuk mempermudah proses absensi guru dan siswa secara digital. Dengan adanya sistem ini, pihak sekolah dapat mengurangi risiko kesalahan pencatatan data kehadiran dan mempercepat proses rekapitulasi absensi.
Selain itu, penggunaan QR Code Dinamis bertujuan untuk meningkatkan keamanan proses absensi. QR Code yang digunakan dapat berubah dalam periode tertentu sehingga dapat mengurangi risiko penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berwenang. Sistem ini juga dilengkapi dengan teknologi Geofencing untuk memastikan bahwa proses absensi dilakukan di area sekolah sesuai radius lokasi yang telah ditentukan.
Melalui sistem ini, pihak sekolah juga dapat mengakses dan mengelola laporan absensi secara lebih mudah. Data kehadiran yang tersimpan dalam sistem dapat digunakan untuk mendukung proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan terkait kedisiplinan guru maupun siswa.
Teknologi yang Digunakan
Dalam pengembangan sistem ini, tim menggunakan beberapa teknologi pendukung, yaitu Golang atau Go sebagai backend, Next.js sebagai frontend, MySQL sebagai database, QR Code Dinamis sebagai media verifikasi kehadiran, Geofencing sebagai validasi lokasi pengguna, serta REST API sebagai penghubung antara tampilan aplikasi dan server.
Pemilihan teknologi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan sistem yang harus mampu mengelola data secara cepat, aman, dan efisien. Golang digunakan untuk membangun proses backend agar sistem dapat berjalan stabil, sedangkan Next.js digunakan untuk membangun tampilan website yang dapat diakses melalui perangkat komputer, laptop, maupun smartphone.
MySQL digunakan sebagai tempat penyimpanan data kehadiran, data guru, data siswa, dan data lain yang berkaitan dengan proses absensi. Sementara itu, QR Code Dinamis dan Geofencing menjadi fitur utama yang membedakan sistem ini dari metode absensi manual.
Fitur Utama Sistem
Sistem absensi yang dikembangkan memiliki beberapa fitur utama. Fitur pertama adalah absensi menggunakan QR Code Dinamis. Setiap sesi absensi menghasilkan QR Code yang dapat digunakan oleh siswa untuk melakukan absensi. QR Code tersebut dibuat secara dinamis agar proses absensi lebih aman dan tidak mudah disalahgunakan.
Fitur kedua adalah validasi lokasi menggunakan Geofencing. Melalui fitur ini, sistem hanya mengizinkan pengguna melakukan absensi apabila berada dalam radius area yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Dengan demikian, sistem dapat membantu memastikan bahwa absensi dilakukan secara langsung di lingkungan sekolah.
Fitur berikutnya adalah manajemen data guru dan siswa. Administrator dapat mengelola data pengguna, termasuk menambahkan, mengubah, dan menghapus data sesuai kebutuhan sekolah. Selain itu, sistem juga menyediakan fitur rekapitulasi kehadiran yang memungkinkan data absensi tersimpan secara otomatis di database dan ditampilkan dalam bentuk laporan.
Sistem ini juga dilengkapi dengan dashboard monitoring. Melalui dashboard tersebut, pihak sekolah dapat melihat informasi kehadiran secara lebih mudah dan terstruktur. Fitur ini diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam memantau kehadiran guru dan siswa secara lebih efektif.
Pelaksanaan Kerja Praktik

Pelaksanaan kerja praktik dimulai dengan tahap observasi dan wawancara bersama pihak SMK Mulia Buana Parung Panjang. Tahap ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan sistem, permasalahan yang dihadapi dalam proses absensi, serta alur administrasi kehadiran yang berjalan di sekolah.
Setelah kebutuhan sistem berhasil diidentifikasi, tim melanjutkan proses analisis dan perancangan. Pada tahap ini, tim menyusun rancangan database, alur sistem, serta desain antarmuka pengguna agar sistem dapat digunakan dengan mudah oleh admin, guru, dan siswa.
Tahap berikutnya adalah pengembangan aplikasi. Sistem dirancang berbasis website agar dapat diakses melalui berbagai perangkat yang terhubung dengan internet. Pengembangan dilakukan dengan membagi kebutuhan sistem ke dalam beberapa bagian, seperti halaman login, dashboard, pengelolaan data pengguna, proses absensi, serta rekapitulasi kehadiran.
Setelah sistem selesai dikembangkan, dilakukan pengujian menggunakan metode Black Box Testing. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap fitur berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan menghasilkan keluaran yang sesuai. Beberapa fitur yang diuji meliputi proses login, pengelolaan data, pembuatan QR Code, proses absensi, validasi lokasi, dan tampilan rekap kehadiran.
Manfaat bagi Sekolah

Implementasi sistem absensi berbasis website ini memberikan berbagai manfaat bagi SMK Mulia Buana Parung Panjang. Sistem ini dapat membantu mempercepat proses pencatatan kehadiran, mengurangi penggunaan kertas, serta memudahkan proses monitoring dan pelaporan absensi.
Selain itu, data kehadiran dapat tersimpan dengan lebih aman dan terstruktur di dalam database. Hal ini memudahkan pihak sekolah dalam melakukan pencarian data, membuat laporan, dan mengevaluasi kehadiran guru maupun siswa. Sistem ini juga mendukung upaya digitalisasi layanan administrasi pendidikan agar proses kerja di sekolah menjadi lebih efisien.
Pihak sekolah menyambut baik pengembangan sistem ini karena dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan data kehadiran. Dengan adanya sistem absensi digital, proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat beralih menjadi lebih modern dan terintegrasi.
Penutup
Melalui kegiatan Kerja Praktik ini, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang yang terdiri dari Rama Arisandi, Najwa Meyda, dan Muhammad Tafarel Akbar berhasil merancang, membangun, dan mengimplementasikan Sistem Absensi Berbasis Website Menggunakan QR Code Dinamis dan Geofencing untuk Guru dan Murid di SMK Mulia Buana Parung Panjang.
Sistem tersebut telah berhasil diimplementasikan dan dapat diakses secara online melalui www.absensimuliabuana.web.id. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat mendukung proses absensi yang lebih efektif, akurat, aman, dan terintegrasi di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh institusi pendidikan. Ke depan, sistem ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan fitur-fitur tambahan yang semakin mendukung kebutuhan sekolah dalam menghadapi era transformasi digital.
Penulis: Najwa Meyda, Rama Arisandi dan Muhammad Tafarel Akbar





