rayantara.com – TANGERANG SELATAN, 25 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) berhasil mengembangkan sistem absensi guru berbasis QR Code di UPTD Negeri Sawah Baru sebagai bagian dari kegiatan Kerja Praktik (KP). Kegiatan yang berlangsung pada 9–17 April 2026 ini dilaksanakan di Jl. Cendrawasih VII No. 2, RT 004/RW 03, Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15413.
Kegiatan Kerja Praktik ini dilaksanakan oleh Raihan Nur Hidayat selaku Ketua Kerja Praktik dan Muhammad Noval Algifahri Nahrawi sebagai anggota, di bawah bimbingan Ahmad Nursodiq, S.Kom., M.Kom. selaku dosen pembimbing serta Muhamad Ramdani, S.Kom. sebagai pembimbing lapangan.
Program ini mengusung judul “Rancang Bangun Sistem Absensi Guru Otomatis Berbasis Web Menggunakan Teknologi QR Code pada UPTD Negeri Sawah Baru” sebagai bentuk implementasi teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi administrasi sekolah.
Mengatasi Keterbatasan Sistem Absensi yang Sudah Berjalan
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong berbagai institusi pendidikan untuk memanfaatkan sistem digital dalam mendukung pengelolaan administrasi sekolah, termasuk proses absensi guru. Meskipun UPTD Negeri Sawah Baru telah menerapkan sistem presensi berbasis QR Code, hasil observasi mahasiswa menunjukkan bahwa sistem tersebut masih memiliki keterbatasan.
Saat melakukan pemindaian QR Code, guru masih harus memasukkan Nomor Induk Pegawai (NIP) secara manual melalui halaman web sebelum data kehadiran dapat tersimpan ke dalam sistem. Proses tersebut dinilai kurang efisien, memperlambat proses presensi, serta meningkatkan risiko kesalahan input (human error).
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang melakukan pengembangan sistem agar proses absensi dapat berlangsung secara otomatis tanpa perlu memasukkan NIP secara manual.

Sumber : Raihan Nur Hidayat for rayantara.com
Pengembangan Sistem Absensi Berbasis QR Code
Melalui pengembangan yang dilakukan, QR Code kini diintegrasikan secara langsung dengan basis data sekolah sehingga identitas guru dapat dikenali secara otomatis saat proses pemindaian berlangsung.
Ketika QR Code dipindai, sistem akan langsung membaca data NIP yang telah tersimpan dan secara otomatis mencatat kehadiran beserta timestamp ke dalam database. Dengan mekanisme tersebut, proses absensi menjadi lebih cepat, praktis, dan akurat.
Pengembangan sistem juga dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari instalasi aplikasi menggunakan XAMPP dan MySQL, perancangan basis data, pengembangan fitur input data guru, integrasi QR Code dengan data NIP, uji coba sistem, penyempurnaan antarmuka pengguna (UI/UX), hingga proses evaluasi dan dokumentasi hasil implementasi.
Meningkatkan Efisiensi Administrasi Sekolah
Implementasi sistem yang telah diperbarui memberikan dampak positif terhadap proses administrasi di UPTD Negeri Sawah Baru. Rekapitulasi kehadiran guru yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat dilakukan secara otomatis melalui sistem berbasis web.
Selain mempercepat proses presensi setiap pagi, sistem juga membantu menghasilkan laporan kehadiran yang lebih akurat dan memudahkan pihak sekolah dalam melakukan monitoring data kehadiran guru.

Sumber : Raihan Nur Hidayat for rayantara.com
Mendapat Respons Positif dari Pihak Sekolah
Pihak UPTD Negeri Sawah Baru memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap implementasi sistem yang dikembangkan mahasiswa Universitas Pamulang.
Dari sisi kepala sekolah dan staf tata usaha, sistem ini dinilai mampu memangkas waktu rekapitulasi absensi bulanan secara signifikan. Jika sebelumnya proses rekap harus dilakukan secara manual melalui buku absensi, kini seluruh data telah tersimpan secara digital sehingga proses administrasi menjadi lebih modern dan efisien.
Sementara itu, para guru juga menyambut baik inovasi tersebut karena proses absensi menjadi lebih praktis, transparan, dan mudah digunakan dalam kegiatan sehari-hari.
Ketua Kerja Praktik, Raihan Nur Hidayat, menyampaikan bahwa sistem absensi berbasis QR Code yang dikembangkan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi sekolah.
“Sistem absensi berbasis QR Code yang dikembangkan selama masa Kerja Praktik ini sangat inovatif dan memberikan dampak nyata dalam mempermudah serta mendigitalisasi proses rekapitulasi kehadiran guru di UPTD Negeri Sawah Baru,” ujarnya.
Kolaborasi Akademik dalam Mendukung Digitalisasi Pendidikan
Melalui kegiatan Kerja Praktik ini, mahasiswa Universitas Pamulang berhasil menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi dapat memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan administrasi di lingkungan pendidikan.
Pengembangan sistem absensi guru berbasis QR Code diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai bagian dari transformasi digital sekolah, sekaligus menjadi contoh kolaborasi antara dunia akademik dan institusi pendidikan dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Memiliki kegiatan Kerja Praktik, PKM, penelitian, seminar, atau inovasi akademik yang ingin dipublikasikan? Rayantara siap membantu menyebarluaskan karya dan kontribusi sivitas akademika kepada masyarakat luas.
Penulis : Raihan Nur Hidayat dan Muhammad Noval Algifahri Nahrawi
Baca Juga : Mahasiswa KP TI UNPAM Terapkan Backup Otomatis LMS di SMK PKP 1 Jakarta






