Beranda / Teknologi / Mahasiswa TI UNPAM Bangun Sistem Absensi Web di SMPN 3 Kresek

Mahasiswa TI UNPAM Bangun Sistem Absensi Web di SMPN 3 Kresek

Pic by Amanda Apriliani for rayantara.com

Rayantara.com – Tangerang, 23 Juli 2023 – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) mengembangkan Sistem Absensi Siswa Berbasis Web di SMPN 3 Kresek sebagai solusi atas proses pencatatan kehadiran yang masih dilakukan secara manual. Pengembangan sistem ini menjadi bagian dari kegiatan Kerja Praktik (KP) yang bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan data absensi di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Erfina Wulandari (Ketua), Amanda Apriliani, dan Yayah Zakiyah di bawah bimbingan dosen Joko Priambodo, S.Kom., M.M., M.Kom. Selama pelaksanaan di sekolah, tim juga memperoleh arahan dari pembimbing praktik, Muhammad Marjuki, S.Pd.

Sistem Dikembangkan untuk Mengatasi Kendala Absensi Manual

Sebelum sistem dikembangkan, proses absensi siswa di SMPN 3 Kresek masih menggunakan buku atau lembar kertas. Cara tersebut menyebabkan pencarian data kehadiran membutuhkan waktu lebih lama, data berisiko hilang atau tidak tersusun dengan baik, serta memperlambat proses pemantauan dan pelaporan kepada pihak manajemen sekolah.

Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa merancang sistem berbasis web yang mampu mempermudah pencatatan, penyimpanan, hingga pelaporan data kehadiran siswa secara digital.

Menggunakan Laravel, MySQL, dan Metode Waterfall

Tim mengembangkan sistem dengan menerapkan metode Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, serta pengujian dan evaluasi sistem.

Pada tahap pengembangan, mahasiswa memanfaatkan framework Laravel berbasis PHP dengan konsep Model View Controller (MVC) serta menggunakan database MySQL sebagai media penyimpanan data.

Sistem yang dihasilkan berfokus pada pengelolaan absensi siswa, mulai dari pencatatan kehadiran secara online, penyusunan rekap absensi mingguan, bulanan, hingga tahunan, serta pembuatan laporan dalam format PDF. Pengembangan ini tidak mencakup pengelolaan kegiatan belajar mengajar, administrasi sekolah, maupun sistem keuangan.

Pelaksanaan Dimulai dari Observasi hingga Evaluasi

Tim memulai kegiatan dengan melakukan observasi terhadap proses absensi yang sedang berjalan di SMPN 3 Kresek. Selain itu, mahasiswa juga melakukan wawancara dengan guru dan pihak sekolah untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem.

Selanjutnya, tim melakukan studi pustaka mengenai sistem informasi, Laravel, PHP, MySQL, Unified Modeling Language (UML), serta metode Waterfall sebagai dasar pengembangan aplikasi.

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, mahasiswa merumuskan kebutuhan fungsional yang meliputi fitur login, pengelolaan data siswa, kelas, mata pelajaran, jadwal, pencatatan absensi, laporan PDF, hingga pengaturan hak akses pengguna. Selain itu, sistem juga dirancang memenuhi kebutuhan nonfungsional seperti kemudahan akses melalui browser dan keamanan data.

Perancangan Sistem Menggunakan Berbagai Diagram UML

Pada tahap desain, mahasiswa menyusun berbagai model perancangan sistem untuk memastikan aplikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Perancangan tersebut meliputi Activity Diagram, Use Case Diagram dengan tiga aktor utama yaitu Guru, Admin, dan Kepala Sekolah, Sequence Diagram, Class Diagram yang terdiri atas tujuh kelas yaitu Users, Subjects, Class_Rooms, Students, Schedules, Attendances, dan Attendance_Details.

Selain itu, tim juga membuat flowchart serta merancang struktur basis data melalui Entity Relationship Diagram (ERD) hingga Logical Record Structure (LRS).

Sistem Memiliki Tiga Hak Akses Pengguna

Sistem absensi yang dikembangkan menyediakan tiga jenis hak akses sesuai kebutuhan masing-masing pengguna.

Super Admin memiliki kewenangan mengelola data siswa, kelas, mata pelajaran, jadwal, pengguna, hak akses, serta menyusun rekapitulasi laporan.

Guru dapat mengisi absensi harian berdasarkan jadwal mengajar dengan memilih jadwal, menentukan tanggal, mengisi status kehadiran setiap siswa, kemudian menyimpan data ke sistem.

Sementara itu, Kepala Sekolah memperoleh akses untuk memantau dashboard serta melihat rekap laporan absensi tanpa memiliki hak untuk mengubah data yang tersedia.

Pengujian Memastikan Sistem Berjalan Sesuai Rancangan

Setelah implementasi selesai, tim melaksanakan tahap pengujian dan evaluasi dengan membandingkan hasil pengembangan terhadap rancangan atau mockup yang telah disusun sebelumnya.

Tahap ini bertujuan memastikan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna sehingga mampu mendukung proses pencatatan dan pelaporan absensi siswa secara lebih efektif, cepat, dan terorganisasi.

Didukung Dosen dan Pihak Kampus

Pelaksanaan Kerja Praktik ini mendapat pendampingan dari dosen pembimbing Joko Priambodo, S.Kom., M.M., M.Kom. Laporan kegiatan juga memperoleh pengesahan dari Ketua Program Studi Teknik Informatika, Dr. Eng. Ahmad Musyafa, S.Kom., M.Kom., serta dosen penguji Maulana Ardiansyah, S.Kom., M.Kom. Dukungan dari pihak sekolah melalui pembimbing praktik Muhammad Marjuki, S.Pd., turut membantu kelancaran pengembangan sistem hingga tahap evaluasi.

Penulis :Erfina Wulandari, Amanda Apriliani, dan Yayah Zakiyah

Baca lainya Pantang Menyerah Usai Ditolak Mitra Besar, Tim Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM Tembus Proyek NMS di Hypernet Indonesia

Tag: