Beranda / Teknologi / Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan SIBINA, Sistem Informasi Monitoring Kegiatan Narapidana Berbasis Web di Lapas Kelas III Rangkasbitung

Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan SIBINA, Sistem Informasi Monitoring Kegiatan Narapidana Berbasis Web di Lapas Kelas III Rangkasbitung

Rayantara.com – Lebak, Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Kerja Praktik (KP) di Lapas Kelas III Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan yang berlangsung sejak 14 April 2026 hingga 15 Juni 2026 ini menghasilkan sebuah sistem informasi berbasis web bernama SIBINA Rangkasbitung (Sistem Informasi Binaan Rangkasbitung) yang dirancang untuk mempermudah akses informasi kegiatan pembinaan narapidana bagi keluarga warga binaan.

Kegiatan Kerja Praktik ini dilaksanakan oleh Fahri Dwi Wicaksono, Nathan Sanjaya, dan Ahmad Basith di bawah bimbingan Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom. selaku dosen pembimbing. Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa juga berkoordinasi dengan Parhan Septiana selaku Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) Lapas Kelas III Rangkasbitung sebagai pembimbing lapangan.

Berlokasi di Jl. Multatuli No. 12, Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Lapas Kelas III Rangkasbitung menjadi mitra mahasiswa dalam mengembangkan solusi digital yang dapat mendukung keterbukaan informasi dan efektivitas layanan pemasyarakatan.

Menjawab Kendala Akses Informasi Pembinaan Narapidana

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan selama kegiatan berlangsung, tim mahasiswa menemukan bahwa pihak keluarga narapidana sering mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi mengenai kegiatan pembinaan yang telah diikuti oleh warga binaan selama menjalani masa pidana.

Keterbatasan akses informasi tersebut menyebabkan keluarga tidak dapat memantau perkembangan kegiatan pembinaan yang dijalani anggota keluarganya secara mudah dan cepat. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang mampu menyediakan informasi pembinaan secara lebih terstruktur, transparan, dan mudah diakses.

Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, tim mahasiswa merancang dan mengembangkan SIBINA Rangkasbitung, sebuah sistem informasi berbasis website yang memungkinkan penyajian informasi kegiatan pembinaan narapidana secara digital.

Pengembangan Sistem Menggunakan Metode Prototype

Dalam pengembangannya, tim menggunakan metode Prototype, yang memungkinkan proses perancangan sistem dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pengguna dalam proses evaluasi dan penyempurnaan sistem.

Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan melalui wawancara dan observasi, perancangan sistem, pembangunan aplikasi menggunakan Framework Laravel dan database MySQL, pengujian sistem, hingga demonstrasi hasil akhir kepada pihak Lapas Kelas III Rangkasbitung.

Melalui pendekatan tersebut, sistem dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan nyata yang ada di lingkungan lapas.

Fitur Utama SIBINA Rangkasbitung

SIBINA Rangkasbitung dirancang dengan antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan. Salah satu fitur utama yang tersedia adalah pencarian data warga binaan berdasarkan nama, sehingga keluarga dapat memperoleh informasi terkait kegiatan pembinaan yang telah diikuti oleh narapidana secara lebih cepat.

Sistem ini berfungsi sebagai media informasi yang mendokumentasikan berbagai aktivitas pembinaan warga binaan selama berada di lingkungan lapas. Dengan adanya sistem tersebut, informasi yang sebelumnya sulit diperoleh kini dapat disajikan secara lebih terorganisir dan mudah diakses.

Manfaat Bagi Lapas dan Keluarga Warga Binaan

Penerapan SIBINA Rangkasbitung diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak, khususnya keluarga warga binaan dan petugas lapas.

Bagi keluarga narapidana, sistem ini membantu memperoleh informasi mengenai kegiatan pembinaan yang diikuti anggota keluarganya tanpa harus mengalami kesulitan dalam mencari informasi secara manual.

Sementara bagi pihak lapas, sistem ini dapat menjadi sarana dokumentasi digital yang mendukung proses monitoring dan pelaporan kegiatan pembinaan secara lebih terintegrasi.

Menurut dosen pembimbing, Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom., kegiatan Kerja Praktik merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik langsung di dunia kerja.

“Melalui Kerja Praktik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan di era digital saat ini,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, ketua tim Kerja Praktik menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknis sekaligus profesional dalam bidang teknologi informasi.

“Melalui aktivitas ini, peserta diberikan ruang untuk mengembangkan kompetensi teknis serta profesional di industri teknologi informasi,” ungkapnya.

Dukungan Positif dari Pihak Lapas

Proses Demonstrasi Aplikasi SIBINA Rangkasbitung (Sistem Informasi Binaan Rangkasbitung)
(Sumber: Ahmad Basith for rayantara.com)

Pihak Lapas Kelas III Rangkasbitung menyambut baik pengembangan sistem yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Pamulang.

“Penerapan sistem informasi berbasis website diharapkan dapat menjadi sarana strategis dalam mendokumentasikan, memantau, dan menampilkan hasil pembinaan warga binaan secara terintegrasi. Keberadaan sistem informasi ini mendukung penyajian informasi perkembangan warga binaan yang lebih akurat, transparan, dan mudah diakses, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pembinaan serta mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang berkualitas,” ujar pihak Lapas Rangkasbitung.

Melalui kegiatan Kerja Praktik ini, mahasiswa Universitas Pamulang tidak hanya memperoleh pengalaman langsung dalam pengembangan perangkat lunak, tetapi juga berhasil menghadirkan solusi teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi institusi pemasyarakatan dan masyarakat.

Pengembangan SIBINA Rangkasbitung diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung digitalisasi layanan informasi di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus meningkatkan transparansi dan kualitas layanan kepada keluarga warga binaan.

Baca Juga: Mahasiswa UNPAM Kembangkan Website Profil Perusahaan Berbasis UX Design untuk Mendukung Digitalisasi CV. Laras Gemilang Teknika

Penulis: Ahmad Basith, Fahri Dwi Wicaksono dan Nathan Sanjaya

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *