rayantara.com – TANGERANG SELATAN, 16 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) sukses melaksanakan proyek digitalisasi bertajuk “Mahasiswa UNPAM Rancang Sistem Informasi Menu Interaktif Berbasis QR Code untuk Digitalisasi Pemesanan Seblak Prasmanan”. Proyek inovasi dalam rangka kegiatan Kerja Praktik (KP) ini secara resmi didokumentasikan dalam laporan ilmiah berjudul “Rancang Bangun Sistem Informasi Daftar Menu Interaktif Berbasis QR Code untuk Mendukung Pemesanan Seblak Prasmanan pada UMKM Seblak Cepol”.
Proyek modernisasi layanan kuliner ini dilaksanakan oleh tiga mahasiswa, yaitu Bima Satrio Putra Surya, Hangga Affandi, dan Maulana Yusuf Eka Prasetyo. Seluruh rangkaian kegiatan perancangan dan implementasi sistem berlangsung pada 9 April 2026 hingga 15 Juni 2026.
Kegiatan dilaksanakan langsung di Seblak Cepol, sebuah usaha kuliner berkonsep prasmanan milik Bapak Sofyan Hadi, yang menjadi mitra dalam pelaksanaan Kerja Praktik.
Latar Belakang Pengembangan Sistem
Pengembangan sistem ini dilatarbelakangi oleh masih digunakannya metode pencatatan pesanan secara manual menggunakan media kertas. Karakteristik menu seblak prasmanan yang memiliki banyak variasi isian dan tingkat kepedasan yang dapat disesuaikan sering kali menyebabkan kesalahan pencatatan pesanan, ketidaksesuaian perhitungan nota, hingga antrean panjang saat jam operasional sedang ramai.
Kondisi tersebut mendorong tim mahasiswa untuk menghadirkan solusi digital yang mampu meningkatkan efisiensi proses pemesanan sekaligus membantu pengelolaan operasional usaha secara lebih terstruktur.

Sumber : Angga for rayantara.com
Sistem Pemesanan Berbasis QR Code
Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, tim mahasiswa mengembangkan platform digital berbasis web menggunakan framework Laravel.
Melalui sistem yang dibangun, pelanggan cukup melakukan pemindaian QR Code yang tersedia di meja menggunakan smartphone. Setelah QR Code dipindai, pelanggan akan diarahkan ke halaman menu interaktif yang menampilkan seluruh pilihan menu yang tersedia.
Melalui halaman tersebut, pelanggan dapat:
- Memilih isian seblak secara mandiri.
- Menentukan tingkat kepedasan sesuai preferensi.
- Menambahkan catatan khusus untuk dapur.
- Melihat total tagihan secara otomatis.
- Mengirim pesanan langsung ke sistem antrean dapur.
Dengan mekanisme tersebut, proses pemesanan menjadi lebih cepat, praktis, dan minim kesalahan pencatatan.

Sumber : Angga for rayantara.com
Dilengkapi Dashboard Kasir dan Administrasi
Selain memberikan kemudahan bagi pelanggan, sistem yang dikembangkan juga dilengkapi dengan Dashboard Kasir dan Admin yang dapat membantu pengelola usaha dalam memantau operasional secara real-time.
Melalui dashboard tersebut, petugas dapat:
- Memantau pesanan yang masuk secara langsung.
- Mengelola status antrean pesanan.
- Melakukan rekapitulasi transaksi harian.
- Menyusun laporan pendapatan bulanan secara otomatis.
Integrasi database pada sistem ini membantu mengurangi risiko human error, menghemat penggunaan kertas operasional, serta meningkatkan transparansi pengelolaan data dan laporan keuangan usaha.
Implementasi Nyata Ilmu Pengetahuan di Dunia Usaha
Menurut dosen pembimbing, Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom., kegiatan Kerja Praktik merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik langsung di dunia kerja.
“Melalui Kerja Praktik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan di era digital saat ini,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis dalam pengembangan sistem informasi, tetapi juga berkontribusi secara langsung dalam mendukung transformasi digital UMKM lokal.
Harapan dan Dampak bagi UMKM
Keberhasilan implementasi sistem informasi menu interaktif berbasis QR Code ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku UMKM kuliner, khususnya usaha yang masih mengandalkan proses pemesanan dan pencatatan secara manual.
Dengan sistem yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan sekaligus memperkuat tata kelola operasional bisnis secara berkelanjutan.
Penulis : Bima Satrio Putra Surya, Hangga Affandi, dan Maulana Yusuf Eka Prasetyo
Baca Juga : Kerja Praktik Mahasiswa TI UNPAM Hadirkan Solusi PPDB Digital untuk Yayasan ADS





