Beranda / Teknologi / Mahasiswa TI UNPAM Kembangkan SIDATA untuk Pesantren Darut Tafsir

Mahasiswa TI UNPAM Kembangkan SIDATA untuk Pesantren Darut Tafsir

Penyerahan sistem informasi SIDATA oleh mahasiswa UNPAM kepada Pondok Pesantren Darut Tafsir.

Rayantara.com – Tangerang Selatan, 1 Agustus 2026– Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM), Syarif Hidayatullah, berhasil mengembangkan sebuah platform sistem informasi komprehensif bernama SIDATA (Sistem Informasi Darut Tafsir). Platform ini dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan administrasi dan pemantauan akademik di Pondok Pesantren Darut Tafsir.

Pengembangan SIDATA merupakan bagian dari tugas akhir berbasis Project Work yang dikerjakan selama periode 10 November 2025 hingga 11 Juli 2026 di bawah bimbingan dosen Intan Kumalasari, S.Kom., M.Kom. Proyek ini mengangkat implementasi rekayasa perangkat lunak untuk menghasilkan solusi digital yang dapat diterapkan secara langsung pada lingkungan pesantren.

Sistem berbasis full-stack ini dibangun sebagai bagian dari proyek tugas akhir yang bertujuan untuk menjembatani kebutuhan antara pihak pengurus pesantren, tenaga pengajar, dan wali santri dalam memonitor perkembangan pendidikan, khususnya kelancaran hafalan Al-Qur’an para santri.

Menjawab Tantangan Administrasi Pesantren Modern

Dalam pengelolaan institusi pendidikan tradisional yang bertransisi ke era digital, pencatatan manual kerap kali menimbulkan kendala. Tantangan utama yang dihadapi sering kali berkisar pada sulitnya melacak progres hafalan harian secara real-time, serta proses pelaporan akademik kepada wali santri yang membutuhkan waktu panjang dan dokumentasi yang berulang.

Pendekatan Pengembangan Full-Stack dan Automasi

Pengembangan SIDATA dilakukan dengan standar industri perangkat lunak modern. Proses deployment sistem telah diotomatisasi menggunakan GitHub Actions yang terhubung langsung dengan layanan hosting Hostinger. Otomatisasi ini memastikan bahwa setiap pembaruan sistem dapat diimplementasikan ke server secara efisien tanpa mengganggu operasional pengguna pesantren.

Sistem manajemen pembagian hak akses (role-based access control) diterapkan secara ketat untuk menjaga keamanan dan privasi data akademik. Akses sistem dibagi menjadi beberapa tingkatan peran yang saling terintegrasi:

  • Administrator: Memiliki wewenang penuh terhadap manajemen basis data, penyelarasan template dokumen administratif, pengelolaan pengguna, dan pemeliharaan aplikasi.
  • Tenaga Pengajar (Asatidz): Diberikan akses untuk mencatat perkembangan akademik harian, memperbarui target hafalan, dan memberikan evaluasi kepada setiap santri.
  • Wali Santri: Memperoleh portal transparansi terdedikasi untuk memantau grafik capaian hafalan anak secara presisi, meninjau laporan akademik, dan memantau informasi lainnya.

Tampilan halaman utama website Pondok Pesantren Darut Tafsir yang terintegrasi dengan SIDATA.
(Image source : Syarif Hidayatullah for rayantara.com)

Membawa Dampak Berkelanjutan bagi Ekosistem Pesantren

Kehadiran SIDATA diharapkan secara langsung mampu memangkas waktu kerja administratif yang repetitif. Optimalisasi ini memberikan ruang bagi tenaga pendidik untuk lebih memusatkan fokus pada esensi pembelajaran, penanaman karakter, dan pembinaan moral tiap santri. Transparansi data yang terbentuk secara real-time juga memupuk sinergi kepercayaan antara institusi Darut Tafsir dan wali santri dalam mengawal mutu pendidikan anak-anak mereka.

Melalui penyelesaian tugas akhir Project Work ini, Syarif Hidayatullah tidak hanya menunjukkan kompetensi teknis dalam pengembangan aplikasi berbasis full-stack, tetapi juga kemampuan mengimplementasikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Bimbingan akademik dari Intan Kumalasari, S.Kom., M.Kom. turut mendukung proses pengembangan sehingga menghasilkan sistem yang siap digunakan oleh Pondok Pesantren Darut Tafsir.

Dashboard SIDATA untuk pengelolaan administrasi dan pemantauan akademik santri secara digital.
(Image source : Syarif Hidayatullah for rayantara.com)

Karya tugas akhir yang sarat akan aspek rekayasa perangkat lunak dan manajemen server modern ini sekaligus mendemonstrasikan kapasitas mahasiswa informatika dalam mendesain infrastruktur teknologi yang adaptif. Solusi tepat guna yang dihasilkan diharapkan menjadi pijakan awal bagi pesantren-pesantren lain untuk mengadopsi kemudahan transformasi digital.

Presentasi implementasi SIDATA kepada pengurus Pondok Pesantren Darut Tafsir saat peluncuran sistem. (Image source : Syarif Hidayatullah for rayantara.com)

Penulis : Syarif Hidayatullah

Baca lainya Makanan Cepat Saji dan Tantangan Pola Makan Modern

Tag: