Rayantara.com – Depok, 22 Januari 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, dengan menghadirkan sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) yang didukung energi surya sebagai sumber daya utama.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penerapan teknologi modern untuk membantu pengelolaan kualitas air pada kolam budidaya ikan agar lebih efektif, efisien, dan mudah dipantau secara mendekati real-time.
Tim Pelaksana dan Dosen Pembimbing

(Sumber gambar: Surya Rakhman Hakim for rayantara.com)
Kegiatan PkM ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Pamulang yang terdiri dari Ahmad Ghozali selaku ketua pelaksana bersama Syaifil Bahri, Satari, Surya Rakhman Hakim, dan Nurmala Sari sebagai anggota tim pelaksana.
Adapun kegiatan ini dibimbing langsung oleh dosen Program Studi Teknik Elektro Universitas Pamulang, Bapak Ojak Abdul Rozak, S.T., M.T.
Latar Belakang Kegiatan

(Sumber gambar: Surya Rakhman Hakim for rayantara.com)
Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, tim mahasiswa Universitas Pamulang mengembangkan dan mengimplementasikan sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan energi surya pada instalasi sirkulasi filter air di Balai Benih Ikan (BBI) Duren Mekar Depok.
Sistem ini memanfaatkan sensor Total Dissolved Solids (TDS) yang terhubung dengan mikrokontroler ESP32 untuk memantau kondisi kualitas air kolam secara otomatis dan mendekati real-time.
Teknologi tersebut bekerja dengan cara membaca nilai kadar zat terlarut pada air menggunakan sensor TDS, kemudian data diproses oleh sistem dan dikirim melalui jaringan internet untuk ditampilkan pada website monitoring serta layar LCD. Dengan adanya sistem ini, petugas BBI dapat memantau kualitas air secara lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa harus melakukan pengecekan manual secara terus-menerus.
Selain itu, sistem juga didukung dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber daya alternatif sehingga perangkat dapat bekerja lebih hemat energi dan ramah lingkungan.
Pelaksanaan dan Implementasi

(Sumber gambar: Surya Rakhman Hakim for rayantara.com)
Proses implementasi meliputi pemasangan panel surya, instalasi perangkat monitoring kualitas air, serta pemasangan sensor TDS pada area kolam Balai Benih Ikan Duren Mekar. Selain aspek teknis, tim mahasiswa juga melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada para petugas UPTD untuk memberikan pemahaman mengenai cara penggunaan sistem, mulai dari pembacaan data monitoring pada layar LCD dan website hingga perawatan perangkat IoT dan panel surya.
“Kami berharap dengan adanya sistem monitoring ini, proses pemantauan kualitas air dapat menjadi lebih efektif dan efisien sehingga membantu petugas dalam menjaga kestabilan kualitas air kolam secara berkelanjutan,” ujar salah satu perwakilan tim PkM mahasiswa UNPAM.
Penutupan Kegiatan

(Sumber gambar: Surya Rakhman Hakim for rayantara.com)
Kegiatan PkM ini diakhiri dengan sesi serah terima perangkat sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) serta instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kepada pihak UPTD Balai Benih Ikan Duren Mekar sebagai bentuk kerja sama dan dukungan penerapan teknologi di bidang budidaya perikanan.
Pihak UPTD Balai Benih Ikan Duren Mekar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inovasi yang dikembangkan mahasiswa Universitas Pamulang karena dinilai mampu membantu proses pemantauan kualitas air menjadi lebih modern, efektif, dan efisien.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Pamulang tidak hanya menerapkan teori yang dipelajari selama perkuliahan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemanfaatan teknologi IoT dan energi terbarukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan budidaya ikan di lingkungan masyarakat.
Penulis: Surya Rakhman Hakim, Ahmad Ghozali, Syaifil Bahri, Satari,dan Nurmala Sari






