Beranda / Nasional / Kelangkaan Pertalite di Medan Bikin Penarik Betor Waswas Mencari Penumpang

Kelangkaan Pertalite di Medan Bikin Penarik Betor Waswas Mencari Penumpang

Rayantara.com – Medan, 18 Juli 2026 – Kelangkaan Pertalite di Medan mulai dirasakan para penarik becak motor (betor) yang mengandalkan BBM bersubsidi untuk mencari nafkah. Antrean panjang di sejumlah SPBU membuat waktu kerja mereka berkurang dan memunculkan kekhawatiran kehabisan bahan bakar saat mengantar penumpang.

Salah seorang penarik betor, Sukardi, mengaku kesulitan mendapatkan Pertalite dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, beberapa SPBU sempat kehabisan stok, sementara SPBU yang masih beroperasi dipenuhi antrean kendaraan.

“Kami sebagai tukang becak ikut kesulitan. Biasanya saya beli sore atau malam supaya antreannya tidak terlalu panjang,” ujar Sukardi, Selasa (14/7/2026).

Meski datang di luar jam sibuk, Sukardi mengatakan dirinya tetap harus mengantre hingga lebih dari dua jam karena becak harus berbagi antrean dengan mobil dan truk.

“Yang paling menyulitkan itu antreannya. Bisa sampai dua jam lebih sebelum dapat mengisi Pertalite,” katanya.

Ia juga mengaku penghasilannya mulai menurun. Bukan karena penumpang berkurang, melainkan karena rasa khawatir menerima perjalanan jauh ketika pasokan Pertalite masih sulit diperoleh.

“Sekarang agak takut narik. Kalau bensin habis di tengah jalan, mencari Pertalite juga sedang susah,” ungkapnya.

Kelangkaan Pertalite tidak hanya menghadirkan antrean panjang di SPBU, tetapi juga berdampak pada penghasilan pekerja sektor informal. Waktu yang habis untuk mengantre berarti berkurangnya kesempatan mencari nafkah. Kondisi ini menunjukkan bahwa kelancaran distribusi BBM bersubsidi menjadi faktor penting agar roda ekonomi masyarakat kecil tetap berjalan.

Baca juga: Kucing dan Kemandulan: Mitos yang Terlalu Lama Dipercaya?

Penulis: Fitri Nur

Sumber gambar: Tribun-medan.com

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *