Beranda / Teknologi / Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem Monitoring Volume Tempat Sampah Berbasis IoT di SD Negeri Karawaci Baru 03

Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem Monitoring Volume Tempat Sampah Berbasis IoT di SD Negeri Karawaci Baru 03

Rayantara.com – Tangerang, Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Kerja Praktik (KP) dengan mengembangkan Sistem Monitoring Volume Tempat Sampah Berbasis Internet of Things (IoT) di SD Negeri Karawaci Baru 03, Kota Tangerang. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 1 April hingga 9 Juni 2026 sebagai bentuk implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membantu optimalisasi pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Kegiatan Kerja Praktik ini dilaksanakan oleh Muhammad Gading Herlambang Sopian, Ahmad Daffa Herdian, dan Mohamad Kendis Prasetya di bawah bimbingan Afiani Agus Abdillah, S.Kom., M.Kom. Adapun lokasi kegiatan berada di SD Negeri Karawaci Baru 03, Jl. Cidurian Raya No. 2, RT. 1/RW. 2, Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten 15116.

Mengatasi Kendala Monitoring Tempat Sampah Secara Manual

sesi demonstrasi alat Tempat Sampah Berbasis IoT
sumber: Mohamad Kendis Prasetya for rayantara.com

Kegiatan ini mengangkat judul “Rancang Bangun Sistem Monitoring Volume Tempat Sampah Berbasis IoT untuk Optimalisasi Pengelolaan Sampah di SD Negeri Karawaci Baru 03.”

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, proses pengecekan kondisi tempat sampah di lingkungan sekolah sebelumnya masih dilakukan secara manual. Petugas kebersihan harus memeriksa satu per satu tempat sampah yang berada di setiap kelas untuk mengetahui apakah kondisinya sudah penuh atau belum.

Kondisi tersebut dinilai kurang efisien karena jumlah petugas kebersihan yang terbatas menyebabkan proses pemantauan memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar. Selain itu, keterlambatan dalam mengetahui kondisi tempat sampah yang penuh dapat berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan sekolah.

Mengembangkan Sistem Monitoring Berbasis IoT

Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, tim mahasiswa mengembangkan sebuah sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memantau tingkat kepenuhan tempat sampah secara otomatis dan real-time.

Sistem ini memanfaatkan mikrokontroler Arduino Nano yang dipadukan dengan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur volume sampah di dalam tempat sampah. Data yang diperoleh sensor kemudian dikirim ke sistem monitoring sehingga pengguna dapat mengetahui kondisi tempat sampah tanpa harus melakukan pengecekan secara langsung.

Ketika volume sampah telah mencapai batas tertentu atau kondisi tempat sampah dinyatakan penuh, sistem akan secara otomatis mengirimkan notifikasi melalui Telegram. Selain itu, data kondisi tempat sampah juga ditampilkan pada website monitoring yang telah dikembangkan sehingga petugas dapat memantau seluruh titik tempat sampah dari satu dashboard terpusat.

Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Sampah

Melalui sistem yang dikembangkan, petugas kebersihan dapat memperoleh informasi secara real-time mengenai tingkat kepenuhan tempat sampah yang tersebar di lingkungan sekolah. Dengan demikian, proses pengangkutan sampah dapat dilakukan secara lebih tepat waktu dan terarah.

Implementasi sistem ini juga membantu mengurangi kebutuhan pengecekan manual yang sebelumnya harus dilakukan secara rutin pada setiap kelas. Informasi yang diperoleh secara otomatis memungkinkan petugas untuk lebih fokus pada titik-titik yang memang membutuhkan penanganan segera.

Respons Positif dari Pihak Sekolah

sesi foto bersama dan serah terima alat
sumber: Mohamad Kendis Prasetya for rayantara.com

Pihak SD Negeri Karawaci Baru 03 memberikan tanggapan positif terhadap sistem yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Pamulang. Kehadiran sistem monitoring berbasis IoT dinilai mampu membantu mengurangi permasalahan yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan sampah sekolah.

Menurut pihak mitra, sistem ini memberikan manfaat nyata karena mampu menghemat waktu dan tenaga petugas kebersihan secara signifikan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih dan terawat.

Implementasi Teknologi untuk Lingkungan Sekolah

Melalui kegiatan Kerja Praktik ini, mahasiswa Universitas Pamulang tidak hanya memperoleh pengalaman dalam merancang dan mengimplementasikan teknologi IoT, tetapi juga berhasil menghadirkan solusi yang dapat diterapkan secara langsung untuk mendukung pengelolaan lingkungan sekolah.

Pengembangan Sistem Monitoring Volume Tempat Sampah Berbasis IoT ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Ke depan, sistem ini diharapkan dapat terus dikembangkan dengan fitur yang lebih lengkap guna mendukung pengelolaan kebersihan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Dukung Digitalisasi Manufaktur, Mahasiswa UNPAM Bangun SCMS InTect untuk CV Intect Teknologi Sejahtera

Penulis: Mohamad Kendis Prasetya, Muhammad Gading Herlambang Sopian dan Ahmad Daffa Herdian

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *