Sebelum membayangkan kuliah di Australia, ada satu hal yang perlu dihitung: budget! Biaya kuliah dan kehidupan sehari-hari di Australia memang tidak murah, tetapi jumlahnya bergantung pada universitas, kota tujuan, dan gaya hidup masing-masing.
Sebagai gambaran, berikut estimasi biaya untuk mahasiswa internasional pada 2026.
1. Biaya Kuliah per Tahun
Biaya pendidikan berbeda tergantung universitas dan jurusan yang dipilih. Sebagai contoh, RMIT University di Melbourne memperkirakan biaya kuliah internasional pada 2026 sekitar AUD 36.000–56.000 per tahun.
Jika dikonversikan, jumlahnya sekitar Rp448 juta–Rp697 juta per tahun.
2. Biaya Hidup Bulanan
Selain tuition fee, mahasiswa juga harus menyiapkan biaya tempat tinggal, makan, transportasi, dan kebutuhan pribadi.
Berikut gambaran budget bulanan:
| Kebutuhan | Estimasi per bulan |
|---|---|
| Akomodasi / tempat tinggal | AUD 1.000–1.600 |
| Makan dan groceries | AUD 400–600 |
| Transportasi | AUD 120–180 |
| Internet dan telepon | AUD 30–80 |
| Hiburan dan kebutuhan pribadi | AUD 150–300 |
| Total perkiraan | AUD 1.700–2.760 |
Angka tersebut merupakan simulasi anggaran sederhana, bukan tarif tetap. Kota seperti Sydney dan Melbourne bisa membutuhkan biaya lebih tinggi, terutama untuk tempat tinggal.
3. Biaya Tambahan Sebelum Berangkat
Jangan lupa, ada beberapa pengeluaran awal yang perlu masuk perhitungan, seperti:
- Tes IELTS/PTE: sekitar AUD 310–490.
- Student Visa: mengikuti tarif dan ketentuan yang berlaku bagi pemegang paspor Indonesia.
- OSHC (asuransi kesehatan mahasiswa): bergantung pada penyedia dan durasi studi.
- Tiket pesawat: bergantung pada maskapai dan waktu pembelian.
- Deposit tempat tinggal dan kebutuhan awal: bergantung pada akomodasi.
4. Jadi, Berapa Total Dana yang Harus Disiapkan?
Sebagai gambaran, mahasiswa yang mengambil kuliah mandiri perlu menghitung biaya pendidikan dan biaya hidup secara terpisah.
Dengan contoh biaya kuliah RMIT dan anggaran hidup di atas, kebutuhan tahunan dapat mencapai ratusan juta hingga lebih dari Rp1 miliar, belum termasuk seluruh biaya awal keberangkatan.
Namun, jangan langsung minder melihat nominal tersebut. Beasiswa seperti Australia Awards dan LPDP-Australia Awards dapat membantu menanggung komponen biaya pendidikan dan kehidupan sesuai ketentuan program.
Tips, Jangan hanya menghitung biaya untuk berangkat. Hitung juga kemampuan membiayai kehidupan selama studi. Jangan mengandalkan pekerjaan paruh waktu sebagai satu-satunya sumber dana, karena pemerintah Australia juga mewajibkan bukti kemampuan finansial bagi pemohon Student Visa.
Penulis : Naswa
Baca lainya : Bekerja Keras Belum Tentu Dihargai, Lalu Apa Arti Loyalitas?





