Beranda / Teknologi / Mahasiswa Unpam dan Telkomsigma Kolaborasi Kembangkan Prediksi Risiko Proyek TI Berbasis Machine Learning

Mahasiswa Unpam dan Telkomsigma Kolaborasi Kembangkan Prediksi Risiko Proyek TI Berbasis Machine Learning

rayantara.com – Tangerang Selatan, 22 Oktober 2026 – Mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) menjalin kolaborasi dengan PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Prediksi Risiko Keterlambatan Proyek TI Menggunakan Machine Learning Berbasis People, Process, Technology”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Meeting Kelimutu, Graha Telkomsigma II, Tangerang Selatan, Selasa (20/10/2026).

Program tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan dunia industri. Melalui kegiatan ini, tim PKM Universitas Pamulang memperkenalkan pendekatan machine learning untuk membantu mengidentifikasi potensi keterlambatan dalam proyek teknologi informasi (TI).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Syamsul Rizal, Andriansyah Budi Sumbodo, Alif Daud Fadhulrahman, Ananto Dwi Saputro, Risang Prisaltomo, Nurwahidin Suaib, dan Imam Sugeng Santoso. Kolaborasi tersebut berangkat dari pentingnya pengelolaan risiko dalam pelaksanaan proyek TI, terutama ketika perusahaan menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi waktu penyelesaian proyek.

Mengintegrasikan People, Process, dan Technology

Dalam pemaparannya, tim PKM memperkenalkan pendekatan yang mengintegrasikan tiga aspek utama, yaitu People, Process, dan Technology.

Aspek People berkaitan dengan sumber daya manusia yang terlibat dalam proyek. Sementara itu, Process mencakup proses bisnis dan tahapan pelaksanaan pekerjaan, sedangkan Technology berhubungan dengan pemanfaatan teknologi dalam mendukung operasional proyek.

Ketiga aspek tersebut digunakan sebagai dasar pendekatan dalam mengidentifikasi potensi risiko keterlambatan proyek TI. Dengan menggabungkan faktor manusia, proses, dan teknologi, model prediksi yang diperkenalkan diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai risiko yang mungkin muncul selama proyek berlangsung.

Pendekatan machine learning juga diperkenalkan sebagai salah satu alternatif untuk membantu proses analisis dan pengambilan keputusan. Melalui pemanfaatan data, perusahaan diharapkan dapat lebih siap dalam mengenali potensi kendala sebelum berdampak pada penyelesaian proyek.

Tim PKM Universitas Pamulang menyampaikan materi mengenai penerapan machine learning dalam prediksi risiko keterlambatan proyek TI.

Akademisi dan Praktisi Industri Bertukar Wawasan

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen dan tim IT Telkomsigma, serta delegasi dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang. Sesi presentasi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang mempertemukan perspektif akademisi dengan pengalaman praktisi industri.

Dalam diskusi tersebut, peserta membahas tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan proyek TI serta peluang penerapan algoritma machine learning untuk mendukung efisiensi operasional perusahaan.

Pertemuan ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi dan industri. Melalui pembahasan persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan operasional, pendekatan teknologi yang dikembangkan di lingkungan akademik dapat diarahkan agar lebih relevan dengan kondisi di lapangan.

Jajaran manajemen dan tim IT Telkomsigma bersama delegasi Universitas Pamulang mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab.

Peserta mengikuti pemaparan mengenai pendekatan prediksi risiko proyek TI berbasis People, Process, dan Technology.

Perwakilan manajemen Telkomsigma turut menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif kolaborasi tersebut. Dalam sambutannya, perwakilan perusahaan menyebut bahwa sinergi antara riset akademik dan kebutuhan industri diperlukan untuk menghadapi kompleksitas proyek TI pada masa mendatang.

Sementara itu, pihak Universitas Pamulang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dosen dan mahasiswa agar berkontribusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat maupun dunia industri melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Memperkuat Hubungan Perguruan Tinggi dan Industri

Kolaborasi dengan Telkomsigma diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kerja sama berikutnya, khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi cerdas di sektor teknologi informasi dan telekomunikasi.

Melalui kegiatan ini, hubungan antara perguruan tinggi dan industri tidak hanya menjadi ruang pertukaran pengetahuan, tetapi juga berpotensi mendorong pengembangan solusi teknologi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus dikembangkan agar hasil kajian dan inovasi dari lingkungan akademik memiliki keterkaitan yang semakin kuat dengan tantangan nyata di industri.

Penulis: Syamsul Rizal, Andriansyah Budi Sumbodo, Alif Daud Fadhulrahman, Ananto Dwi Saputro, Risang Prisaltomo, Nurwahidin Suaib, dan Imam Sugeng Santoso.

Baca Juga : Bekerja di Luar Negeri, Peluang Baru atau Pilihan karena Sulitnya Lapangan Kerja?

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *