Beranda / Edukasi / Cegah Stunting, Yayasan Cipta dan Tanoto Foundation Monitoring RTL KPP di Lombok Utara

Cegah Stunting, Yayasan Cipta dan Tanoto Foundation Monitoring RTL KPP di Lombok Utara

Rayantara.com – Lombok Utara, 10 Oktober 2026 – Yayasan Cipta bersama Tanoto Foundation terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan kader Posyandu di tingkat desa. Salah satunya dilakukan dengan memantau pelaksanaan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Kader Pemberdayaan Posyandu (KPP) di Dusun Kerangan Lauq, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (8/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, kader Posyandu terlatih memberikan konseling secara langsung kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dan keluarga yang memiliki balita. Edukasi yang diberikan mencakup pemenuhan gizi serta pola asuh sebagai bagian dari upaya mencegah stunting sejak dini.

District Officer Yayasan Cipta, Abdul Gafur, menjelaskan bahwa program bersama Tanoto Foundation tersebut merupakan salah satu bentuk intervensi untuk menangani persoalan stunting di desa.

“Khusus pada satu desa namanya Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang ini kami melakukan intervensi dua program. Satu di antaranya adalah intervensi komunikasi perubahan perilaku,” kata Abdul Gafur.

Menurutnya, salah satu sasaran utama program tersebut adalah ibu hamil, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pesisir maupun pegunungan. Untuk mendukung pelaksanaannya, Yayasan Cipta bersama Tanoto Foundation telah memberikan pelatihan kepada 15 kader Posyandu.

“Salah satu sasaran kami dalam program ini adalah ibu-ibu hamil. Jadi kami sudah melaksanakan pelatihan terhadap 15 kader yang kami namai sebagai kader KPP atau kader pembangunan atau kader perubahan perilaku,” ujarnya.

Para kader tersebut nantinya bertugas memberikan konseling sekaligus mengajak ibu hamil untuk aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi dan pola asuh dalam mencegah stunting.

Abdul Gafur mengatakan kolaborasi Yayasan Cipta dan Tanoto Foundation dilakukan secara intensif serta berbasis riset. Karena itu, pelaksanaan program akan terus dipantau, terutama dalam melihat sejauh mana KPP dijalankan oleh kader Posyandu yang telah mendapatkan pelatihan.

“Ke depan kami akan lebih intens melakukan pendampingan,” tambahnya.

Pemantauan dan evaluasi juga dilakukan secara berkala setiap tahun untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program sekaligus meningkatkan kapasitas para kader. Evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu kader memberikan edukasi dan pendampingan yang semakin efektif kepada masyarakat.

“Harapannya kader-kader KPP ini lebih terampil dan bisa memberikan dampak yang lebih signifikan kepada masyarakat yang ada di Desa Pemenang Timur,” tandas Abdul Gafur.

Baca juga: Kutai North Hub Rp211 Triliun Siap Dongkrak Produksi Gas RI

Penulis: Fitri Nur

Sumber gambar: Lombok.tribunnews.com

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *