Rayantara.com – Bengkulu 18 September 2026 – Pencarian delapan orang yang hilang saat perjalanan menggunakan speedboat untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau terus diperluas. Operasi SAR kini turut menyasar wilayah perairan Bengkulu hingga Pulau Enggano.
Basarnas Bengkulu akan mengirimkan tim beserta satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) ke Pulau Enggano pada Kamis (17/9/2026). Personel dan armada tersebut akan diberangkatkan menggunakan KMP Pulo Tello.
Humas Basarnas Bengkulu, Mega Maysilva, mengatakan RIB dibawa untuk mendukung proses pencarian di wilayah perairan yang menjadi sasaran operasi.
“Basarnas Bengkulu akan mengirimkan tim ke Pulau Enggano menggunakan KMP Pulo Tello untuk melakukan pencarian dengan RIB Basarnas,” ujar Mega.
Sebelum bantuan dari Bengkulu tiba, tim SAR yang sudah berada di Pulau Enggano melakukan penyisiran darat pada Rabu (16/9/2026). Pencarian dilakukan dari Desa Malakoni menuju Desa Banjarsari serta sejumlah titik pesisir.
Pemantauan wilayah Bengkulu dan Pulau Enggano dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban atau material speedboat terbawa arus. Langkah tersebut menjadi bagian dari perluasan area pencarian oleh tim SAR gabungan.
Delapan orang yang masih dicari terdiri dari tiga kru speedboat, yakni Warta, Surakman, dan Heriyanto, serta lima jurnalis. Kelima jurnalis tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.
Rombongan diketahui berangkat pada Senin pekan sebelumnya untuk melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan dengan memperluas penyisiran di wilayah laut dan pesisir yang dianggap memiliki kemungkinan berkaitan dengan keberadaan para korban.
Baca juga: Antisipasi Kiriman Asap, Gubsu Bobby Minta BPBD Fokus Pantau Titik Api
Penulis: Fitri Nur
Sumber gambar: rri.co.id





