Beranda / Teknologi / Dosen UNPAM Tingkatkan Kompetensi Guru SDN Pamulang Timur 01 melalui Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Digital

Dosen UNPAM Tingkatkan Kompetensi Guru SDN Pamulang Timur 01 melalui Pelatihan Evaluasi Pembelajaran Digital

rayantara.com – TANGERANG SELATAN, 7 Juli 2026 – Tim dosen Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Evaluasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Keterampilan Praktikum Komputer di SDN Pamulang Timur 01, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada 11–12 Mei 2026 ini diikuti oleh 21 guru dan mendapat dukungan penuh dari Kepala SDN Pamulang Timur 01, Mumuh Muchtar Budiarto, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan PkM dipimpin oleh Rinna Rachmatika, S.Kom., M.Kom. sebagai ketua tim, dengan anggota Kecitaan Harefa, S.Kom., M.Kom. dan Joko Priambodo, S.Kom., M.M., M.Kom. Melalui program ini, tim dosen berupaya meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media evaluasi pembelajaran yang lebih efektif, objektif, dan efisien.

Mendorong Transformasi Digital dalam Evaluasi Pembelajaran

Transformasi digital di dunia pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan perangkat teknologi, tetapi juga kesiapan tenaga pendidik dalam memanfaatkannya secara optimal. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan sebelum kegiatan berlangsung, proses evaluasi pembelajaran di SDN Pamulang Timur 01 masih didominasi metode konvensional.

Penilaian praktikum komputer dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang relatif lama dalam proses koreksi. Selain itu, rekapitulasi nilai masih dilakukan secara sederhana dan guru belum memanfaatkan platform evaluasi digital yang mampu memberikan hasil secara otomatis maupun umpan balik yang lebih cepat kepada peserta didik.

Melihat kondisi tersebut, tim dosen Universitas Pamulang memandang bahwa peningkatan kompetensi guru akan memberikan dampak yang lebih luas dibandingkan pelatihan yang hanya ditujukan kepada peserta didik. Guru yang memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi evaluasi digital diharapkan mampu menerapkannya secara berkelanjutan dalam setiap proses pembelajaran.

Dokumentasi Sesi Penyampaian Materi oleh Ketua Pelaksana
Sumber : Rinna Rachmatika for rayantara.com

Pelatihan Berlangsung Selama Dua Hari

Hari pertama kegiatan diisi dengan sesi workshop mengenai perubahan paradigma evaluasi pembelajaran dari metode manual menuju evaluasi berbasis teknologi. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai platform yang dapat dimanfaatkan dalam proses evaluasi pembelajaran, seperti Google Forms, Quizizz, dan Kahoot!.

Selain itu, para guru juga memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam menyusun soal sekaligus mendukung analisis hasil evaluasi pembelajaran. Seluruh materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami karakteristik, kelebihan, dan penerapan masing-masing platform dalam kegiatan belajar mengajar.

Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada praktik langsung pembuatan instrumen evaluasi digital menggunakan Google Forms. Platform ini dipilih karena mudah diakses, sederhana digunakan, dan dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.

Selama sesi praktik, peserta didampingi secara intensif mulai dari proses pembuatan soal, pengaturan kunci jawaban otomatis, pengelolaan nilai, hingga simulasi pelaksanaan evaluasi secara daring.

Dokumentasi Sesi Peratik Serta Pendampingan Oleh Dosen Universitas Pamulang
Sumber : Rinna Rachmatika for rayantara.com

Pendampingan Intensif bagi Seluruh Peserta

Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga menghadapi beberapa tantangan. Keterbatasan jaringan internet sekolah sempat menghambat proses akses aplikasi secara bersamaan. Selain itu, beberapa guru belum memiliki akun Google aktif sehingga memerlukan pendampingan tambahan sebelum mengikuti sesi praktik.

Tim dosen memberikan pendampingan secara personal kepada setiap peserta yang mengalami kendala sehingga seluruh rangkaian kegiatan tetap dapat berlangsung dengan baik.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan. Para guru aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mencoba setiap tahapan praktik yang diberikan. Seluruh peserta berhasil menyusun sedikitnya satu instrumen evaluasi digital menggunakan Google Forms yang siap digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Mendukung Digitalisasi Sekolah

Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pamulang menyerahkan template instrumen evaluasi digital kepada pihak sekolah. Template tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan berbagai bentuk evaluasi pembelajaran tanpa harus memulai penyusunan dari awal.

Dokumentasi Sesi Penyerahan Plakat Kepada Perwakilan Pihak SDN Pamulang 01
Sumber : Rinna Rachmatika for rayantara.com

Selain itu, tim juga membuka kesempatan pendampingan lanjutan apabila pihak sekolah memerlukan konsultasi dalam implementasi evaluasi digital di masa mendatang.

Ketua pelaksana kegiatan, Rinna Rachmatika, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa penguasaan teknologi evaluasi merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.

“Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif. Melalui pelatihan ini diharapkan guru semakin percaya diri memanfaatkan teknologi digital sehingga evaluasi pembelajaran dapat dilakukan secara lebih cepat, objektif, dan memberikan umpan balik yang bermanfaat bagi peserta didik,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala SDN Pamulang Timur 01, Mumuh Muchtar Budiarto, S.Pd., M.Pd., yang menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Menurutnya, kemampuan guru dalam memanfaatkan media evaluasi digital akan mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan hasil belajar siswa.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Pamulang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penerapan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat terus berlanjut sehingga transformasi digital di lingkungan pendidikan dasar semakin berkembang dan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

Penulis : Rinna Rachmatika, S.Kom., M.Kom., Kecitaan Harefa, S.Kom., M.Kom. dan Joko Priambodo, S.Kom., M.M., M.Kom

Baca Juga : Dosen dan Mahasiswa UNPAM Kembangkan Sistem Informasi Akademik Berbasis Web untuk Mendukung Digitalisasi MTs Al-Ittihadiyah

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *