Rayantara.com – Jakarta, 21 Januari 2026 – Dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tiga dosen Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang mengimplementasikan solusi teknologi untuk mitra UMKM setempat. Kegiatan PkM ini berjudul “Penerapan Aplikasi Manajemen Laundry untuk Meningkatkan Efisiensi dan Pelayanan pada Laundry Wis Ruesik”. Kegiatan bertujuan membantu usaha laundry meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan melalui aplikasi komputer yang dirancang khusus untuk bisnis laundry.
Mitra pengabdian, Laundry Wis Ruesik, sebelumnya mengelola operasionalnya secara manual dengan catatan fisik. Metode ini rentan terhadap human error, menyulitkan pelacakan pesanan, dan menghambat penyajian laporan keuangan yang cepat. Dengan makin berkembangnya bisnis perusahaan, dirasa perlu untuk memakai satu aplikasi komputer yang membantu operasional perusahaan.
Melihat peluang ini, tim dosen Universitas Pamulang yang terdiri dari Bambang Santoso, Sofa Sofiana, dan Alvino Octaviano menggagas pembuatan sistem manajemen laundry terintegrasi.
Aplikasi yang dikembangkan memiliki fitur lengkap yang disesuaikan dengan tiga peran utama dalam usaha laundry:
- Menu Kasir: Memudahkan transaksi baru, pencetakan struk, penerimaan pembayaran, dan pengubahan status pesanan dari “Sedang dikerjakan” hingga “Selesai dikerjakan” dan “Sudah diambil” secara real-time.
- Menu Pelanggan (Guest): Fitur tracking laundry memungkinkan pelanggan memantau status cucian mereka hanya dengan memasukkan nomor nota, meningkatkan transparansi dan kepercayaan. Di sini juga dapat dilihat perkiraan waktu penyelesaian laundry.
- Menu Manajer: Memiliki kontrol penuh untuk mengelola user kasir, mengatur jenis layanan dan harga, serta menghasilkan laporan harian dan mingguan untuk analisis bisnis yang lebih akurat.
Jenis layanan untuk laundry dapat bermacam-macam. Untuk laundry WisRuesik, layanan meliputi:
- Laundry kiloan regular. Di sini pelanggan dapat memasukkan pakaian kotor dan ditimbang beratnya. Harga sesuai dengan berat timbangan. Di samping regular, pelanggan dapat memilih layanan expres, di mana pengerjaan akan lebih cepat. Biasa tiga hari dapat diselesaikan dalam satu hari saja.
- Laundry satuan regular. Di sini pakaian akan dihitung sebagai satuan. Harga sesuai dengan jumlah satu pakaian. Umumnya pelanggan memilih layanan ini untuk pakaian yang sensitif, misal batik. Layanan satuan ini juga dapat dilakukan dengan expres atau cepat.
- Cuci sprei, taplak, korden. Di sini laundry WisRuesik menerima kain besar di mana mesin cuci dan pengering yang dipakai juga besar. Harga tergantung luasnya kain yang hendak dicuci.
- Cuci karpet. Di sini karpet akan dilihat dari jenisnya. Ada yang tipis, sedang, dan tebal. Harga tergantung jenis dan luas karpet dalam meter persegi. Juga tersedia layanan expres, di mana durasi pengerjaan hanya satu hari. Yang menonjol dalam laundry WisRuesik adalah layanan expres untuk karpet ini. Karena mereka mempunyai mesin pengering karpet yang besar dan memadai untuk karpet apa pun.
- Cuci Sepatu dan Tas. Bagi yang mempunyai sepatu atau tas premium dan ingin membuatnya seperti baru kembali, WisRuesik menyediakan layanan cuci sepatu dan tas yang dijamin hasilnya tidak mengecewakan.
- Cuci boneka. Boneka kain dan busa dapat menjadi kotor seiring dengan pemakaian. Laundry WisRuesik menyediakan layanan pembersihan boneka, termasuk boneka besar. Syaratnya, boneka dapat dicuci.
- Dry clean. Ini cara mencuci untuk pakaian yang tidak dapat direndam dalam air. Memakai cairan kimia agar warna tetap cerah.
- Paket. Ini paket cucian dalam jumlah besar. Misal untuk hotel, asrama, restoran, atau lainnya. Harga dapat lebih murah, tapi ada persyaratan minimal cucian per bulan.

Metode pelaksanaan PkM dimulai dengan pengumpulan kebutuhan. Tim dosen Unpam melakukan wawancara dan melihat langsung operasional perusahaan untuk dapat mengerti alur kerja laundry. Kemudian dilakukan desain dan perancangan model basis data dan menu dalam aplikasi. Langkah selanjutnya adalah pengerjaan aplikasi. Dalam hal ini bahasa yang dipakai adalah HTML, CSS, PHP, dan JavaScript. Sedang untuk web server dipakai Apache, dan manajemen basis data memakai MySQL. Keduanya dipakai karena murah, tidak perlu membayar untuk lisensi keduanya, dan perangkat lunak ini cukup handal untuk menangani data UMKM.
Dalam setiap langkah, konfirmasi dari karyawan laundry diperlukan agar aplikasi benar sesuai yang diharapkan.
“Implementasi aplikasi ini langsung dirasakan manfaatnya oleh mitra. Proses antrian menjadi lebih cepat, pelacakan pesanan mudah, dan laporan keuangan dapat diakses kapan saja. Ini adalah bentuk konkret transfer ilmu dari kampus ke dunia usaha,” ujar salah satu anggota tim pengabdi.
Kegiatan PkM ini tidak hanya berhenti pada penyerahan aplikasi, tetapi juga mencakup pelatihan dan pendampingan kepada pemilik dan karyawan Laundry WisRuesik hingga mereka mampu mengoperasikan sistem secara mandiri. Diharapkan, dengan tools digital ini, UMKM dapat mengoptimalkan sumber dayanya, meminimalisir kesalahan, dan fokus pada peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
Pelatihan sudah selesai dilakukan di lokasi cabang utama Laundry WisRuesik yaitu di Jl. Media Massa No. 192, Cipinang Muara, Jakarta Timur pada hari Kamis, 27 November 2025. Pelatihan diikuti 15 orang peserta dengan atmosfir yang akrab dan menyenangkan.
Kepala Laundry WisRuesik menyambut baik inovasi ini. “Aplikasi ini sangat membantu. Catatan secara tertulis di buku besar sudah tidak diperlukan. Transaksi jadi lebih mudah terpantau. Pelanggan juga banyak terbantu karena dapat melihat status via online. Efisiensi jadi meningkat,” tuturnya.
Artikel ini dimuat sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian dosen Universitas Pamulang kepada masyarakat luas. Keberhasilan kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model dan inspirasi bagi UMKM lain untuk memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan daya saing usaha di era digital. Universitas Pamulang melalui Prodi Teknik Informatika tetap berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memecahkan masalah riil di masyarakat melalui keahlian di bidang teknologi.
Penulis: Bambang Santoso
Baca Juga: Mahasiswa Unpam Rancang Sistem Pendaftaran Event Berbasis Web pada Pusat Kajian Keuangan Publik







Satu Komentar