Home / Sosial / Olahraga Buat Apa Sih? Biar Keren atau Biar Kuat?

Olahraga Buat Apa Sih? Biar Keren atau Biar Kuat?

rayantara.com – Tangerang, 09 Desember 2025 – Dalam dunia olahraga modern atau dunia gym, ada dua motivasi yang paling sering muncul:
ingin punya tubuh bagus, atau ingin tubuh bekerja secara maksimal.
Keduanya terlihat mirip, tapi sebenarnya punya pendekatan dan hasil yang berbeda.

Di era media sosial yang penuh standar visual, banyak orang fokus pada estetika.
Sementara sebagian lainnya lebih peduli pada bagaimana tubuh bergerak, bukan hanya bagaimana tubuh terlihat.

Lalu… mana yang lebih penting? Yuk kita bahas dengan jernih.


1. Olahraga untuk Bentuk Tubuh: Estetika yang Diincar Banyak Orang

Tujuan ini wajar dan tidak salah.
Banyak yang datang ke gym untuk mendapatkan:

  • bahu lebih lebar,
  • lengan lebih berisi,
  • dada lebih tegas,
  • badan lebih proporsional.

Namun masalah muncul ketika latihan dilakukan tanpa arah.
Fenomena yang sering terjadi:

  • Melatih upper body saja, sementara lower body tertinggal.
  • Bentuk tubuh akhirnya tidak seimbang.
  • Badan besar, tapi stamina rendah.
  • Kekuatan terbatas, sebab latihan hanya mengejar visual.

Estetika itu bagus. Tapi tanpa pemahaman anatomi dan program yang tepat, hasilnya bisa justru menyulitkan tubuh sendiri.


2. Olahraga untuk Fungsi Tubuh: Bukan Besar, Tapi Berguna

Berbeda dari bodybuilding, pendekatan fungsional fokus pada apa yang tubuh bisa lakukan, bukan bagaimana tubuh terlihat.

Ini mencakup:

  • kekuatan inti (core strength),
  • mobilitas sendi,
  • keseimbangan upper-lower body,
  • fleksibilitas,
  • stabilitas,
  • dan daya tahan.

Tujuannya sederhana:
Tubuh bisa dipakai untuk aktivitas apa pun dengan efektif.

Pendekatan ini banyak dipakai oleh atlet, pelari, praktisi kalistenik, hingga pekerja yang butuh stamina tinggi.
Bentunya tidak selalu besar, tapi performanya jauh lebih stabil dan jarang cedera.


ilustrasi olahraga untuk membentuk badan
Ilustrasi Olahraga Untuk Fungsi Tubuh
Sumber : Freepick.com

3. Apakah Harus Memilih Salah Satu?

Tidak.

Yang salah justru ketika seseorang tidak tahu tujuan olahraganya sendiri.

Banyak orang masuk gym tanpa rencana:

  • awalnya “biar sehat”,
  • lalu ingin “jadi kek influencer”,
  • lalu ikut tren latihan tanpa mengerti dasar,
  • akhirnya bingung sendiri dan progress berhenti.

Padahal hal paling penting adalah menjawab satu pertanyaan:

“Aku olahraga untuk apa?”

Kalau ingin estetika → programnya berbeda.
Kalau ingin fungsi tubuh → fokusnya berbeda.
Kalau ingin keduanya → ada jalan tengah yang bisa diambil.


4. Tujuan Jelas = Latihan Lebih Efektif

Saat tujuan ditentukan sejak awal:

  • Latihan lebih konsisten
  • Progress terlihat lebih cepat
  • Program lebih terarah
  • Risiko cedera menurun
  • Tubuh berkembang dengan seimbang

Tidak ada yang salah dengan ingin tubuh bagus.
Tidak ada yang salah dengan ingin tubuh fungsional.
Yang salah adalah membiarkan tubuh bekerja keras tanpa arah dan tanpa tujuan.


Kesimpulan

Olahraga bukan hanya soal bentuk atau fungsi—tapi soal kesadaran.
Kita memilih arah latihan, kita yang menentukan target, dan kita yang bertanggung jawab pada tubuh sendiri.

Estetika dan fungsi bisa berjalan bersama, selama kita memahami apa yang ingin dicapai.

Di akhir hari, tubuh adalah alat hidup.
Bukan hanya untuk dilihat, tapi untuk digunakan dengan nyaman, kuat, dan sehat.

Penulis : Muhammad Nur Imam

Baca Juga : The Forgotten Muscle That Holds Your True Strength

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *