rayantara.com – Bogor, 29 November 2025 — Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa rancang bangun sistem absensi siswa berbasis barcode di SMA IT Yapira, yang berlokasi di Jl. Kp. Medang, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini bertujuan mendorong penerapan teknologi sederhana namun efektif untuk meningkatkan tata kelola administrasi sekolah.
Program PkM ini dipimpin oleh Akbar Rusmanto sebagai Ketua Pelaksana, melibatkan 10 mahasiswa Teknik Informatika, serta dibimbing oleh Dani Ramdani, S.Kom., M.T. selaku Dosen Pembimbing. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen UNPAM dalam memperluas dampak Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Transformasi Catatan Manual Menuju Rekam Digital

Selama bertahun-tahun, SMA IT Yapira mengandalkan pencatatan absensi manual yang menimbulkan berbagai kendala—mulai dari human error, proses yang memakan waktu, hingga kesulitan verifikasi data.
“Kami menyadari kebutuhan akan sistem yang lebih terstruktur dan transparan. Metode lama tidak lagi sesuai dengan dinamika pendidikan saat ini,” ujar Muhamad Rizki, S.Pd., Wakil Kepala SMA IT Yapira, menggambarkan kondisi sebelum intervensi teknologi dilakukan.
Solusi Terpadu: Teknologi Sederhana, Dampak Signifikan
Merespons kebutuhan tersebut, tim PkM UNPAM merancang sebuah sistem absensi berbasis barcode yang terintegrasi dengan kartu identitas siswa. Di bawah arahan Dosen Pembimbing, mahasiswa memastikan rancangan ini mudah dipahami dan dapat diadopsi tanpa kendala berarti oleh pihak sekolah.
Ketua Pelaksana, Akbar Rusmanto, menjelaskan:
“Kami mendesain antarmuka yang intuitif dengan proses yang sederhana. Tujuannya agar teknologi ini menjadi alat bantu, bukan beban baru.”
Upaya ini tidak hanya mencakup pembangunan aplikasi, tetapi juga pelatihan penggunaan, simulasi operasional, dan pendampingan teknis untuk memastikan keberlanjutan sistem.
Respon Positif dan Visi Transformasi Digital Sekolah
Implementasi awal sistem ini disambut antusias oleh para pendidik, tenaga administrasi, dan siswa. Wakil Kepala Sekolah, Muhamad Rizki, S.Pd., menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi sekolah dalam memperkuat digitalisasi administrasi.
“Inovasi dari Tim PkM UNPAM ini memberikan gambaran nyata mengenai potensi digitalisasi administrasi sekolah. Kami akan mengkaji lebih lanjut kesiapan infrastruktur sebelum mengadopsinya secara penuh.”
Dukungan aktif dari pihak sekolah menjadi indikator penting bahwa institusi pendidikan kini semakin siap mengintegrasikan teknologi untuk memperbaiki proses internal.
Dampak yang Terukur dan Berjenjang
Meskipun masih pada tahap implementasi awal, sistem absensi berbasis barcode telah menunjukkan beberapa hasil nyata:
Presisi Data: Akurasi pencatatan kehadiran meningkat signifikan.
Efisiensi Waktu: Durasi absensi per kelas berkurang drastis.
Aksesibilitas Informasi: Pencatatan dapat diakses secara real-time.
Fondasi Digital: Sistem menjadi dasar untuk pengembangan platform administrasi sekolah di masa depan.
Tim PkM juga menyiapkan kerangka pendampingan berkelanjutan berupa pelatihan lanjutan, dokumentasi teknis, serta konsultasi pengembangan sistem.
Refleksi dan Proyeksi ke Depan

Program ini mencerminkan peran akademisi dalam menjawab tantangan aktual di lingkungan pendidikan. Dalam penutupan kegiatan, Akbar Rusmanto menyampaikan:
“PkM adalah jembatan antara teori di kelas dengan realita di lapangan. Kesuksesan di SMA IT Yapira menjadi bukti bahwa kolaborasi dapat menciptakan solusi berkelanjutan.”
Universitas Pamulang berkomitmen untuk terus memperluas dampak PkM di berbagai sektor, mendorong lahirnya inovasi sosial yang relevan dan transformatif.
Tentang Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pamulang
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi yang dijalankan UNPAM secara sistematis dan berkelanjutan. Program ini dirancang untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam konteks nyata masyarakat, menyelesaikan persoalan strategis, sekaligus memberdayakan komunitas sasaran.
Melalui PkM, UNPAM terus mengembangkan ekosistem pembelajaran yang responsif, adaptif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Penulis: Akbar Rusmanto







Satu Komentar